1.Metode Demonstrasi

Demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk membelajarkan peserta dengan cara menceritakan dan memperagakan suatu langkah-langkah pengerjaan sesuatu. Demonstrasi merupakan praktek yang diperagakan kepada peserta. Karena itu, demonstrasi dapat dibagi menjadi dua tujuan: demonstrasi proses untuk memahami langkah demi langkah; dan demonstrasi hasil untuk memperlihatkan atau memperagakan hasil dari sebuah proses.Biasanya, setelah demonstrasi dilanjutkan dengan praktek oleh peserta sendiri. Sebagai hasil, peserta akan memperoleh pengalaman belajar langsung setelah melihat, melakukan, dan merasakan sendiri. Tujuan dari demonstrasi yang dikombinasikan dengan praktek adalah membuat perubahan pada rana keterampilan

"ARDIAN wIDIATMOKO"

.

a).Kelebihan metode demonstrasi

Perhatian siswa lebih dapat terpusatkan pada pelajaran yang diberikan

Kesalahan-kesalahan yang terjadi bila pelajaran itu diceramahkan dapat diatasi melalui pengamatan dan contoh yang konkrit

Memberi motivasi yang kuat untuk siswa agar lebih giat belajar

Siswa dapat berpartisipasi aktif dan memperoleh pengalaman langsung

b).Kelemahan metode demonstrasi

Bila alatnya terlalu kecil atau penempatannya kurang tepat menyebabkan demonstrasi itu tidak dapat dilihat jelas oleh seluruh siswa

Bila waktu tidak tersedia cukup, maka demonstrasi akan berlangsung terputus-putus atau berjalan tergesa-gesa

2.Metode Kerja Lapangan

Metode kerja lapangan merupakan metode mengajar dengan mengajak siswa kedalam suatu tempat diluar sekolah yang bertujuan tidak hanya sekedar observasi atau peninjauan saja, tetapi langsung terjun turut aktif ke lapangan kerja agar siswa dapat menghayati sendiri serta bekerja sendiri didalam pekerjaan yang ada dalam masyarakat.



a).Kelebihan metode kerja lapangan

Siswa mendapat kesemmpatan untuk langsung aktif bekerja dilapangan sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam bekerja

Siswa menemukan pengertian pemahaman dari pekerjaan itu mengenai kebaikan maupun kekurangannya

b).Kelemahaan metode kerja lapangan

Waktu terbatas tidak memungkinkan memperoleh pengalaman yang mendalam dan penguasaan pengetahuan yang terbatas

Untuk kerja lapangan perlu biaya yang banyak. Tempat praktek yang jauh dari sekolah shingga guru perlu meninjau dan mepersiapkan terlebih dahulu

Tidak tersedianya trainer guru/pelatih yang ahli

3.Metode Sosiodrama dan Bermain Peran

Metode sosiodrama dan bermain peran merupakan suatu metode mengajar dimana siswa dapat mendramatisasikan tingkah laku atau ungkapan gerak gerik wajah seseorang dalam hubungan sosial antar manusia

a).Kelebihan metode sosiodrama dan bermain peran

Siswa lebih tertarik perhatiannya pada pelajaran

Karena mereka bermain peran sendiri, maka mudah memahami masalah-masalah sosial tersebut

Bagi siswa dengan bermain peran sebagai orang lain, maka ia dapat menempatkan diri seperti watak orang lain itu

Ia dapat merasakan perasaan orang lain sehingga menumbuhkan sikap saling perhatian

b).Kelemahan metode sosiodrama dan bermain peran

Bila guru tidak menguasai tujuan instrusional penggunaan teknik ini untuk sesuatu unit pelajaran, maka sosiodrama tidak akan berhasil

Dalam hubungan antar manusia selalu memperhatikan norma-norma kaidah sosial, adat istiadar, kebiasaan, dan keyakinan seseorang jangan sampai ditinggalkan sehingga tidak menyinggung perasaan seseorang

Bila guru tidak memahami langkah-langkah pelaksanaan metode ini, maka akan mangacaukan berlangsungnya sosiodrama

4.Metode Simulasi

Metode simulasi merupakan cara mengajar dimana menggunakan tingkah laku seseorang untuk berlaku seperti orang yang dimaksudkan dengan tujuan agar orang dapat menghindari lebih mendalam tentang bagaimana orang itu merasa dan berbuat sesuatu dengan kata lain siswa memegang peranaan sebagai orang lain.

ARDIAN WIDIATMOKO

a).Kelebihan metode simulasi

Dapat menyenangkan siswa

Menggalak guru untuk mengembangkan kreatifitas siswa

Eksperimen berlangsung tanpa memerlukan lingkungan yang sebenarnya

Mengurangi hal-hal yang verbalistik

Menumbuhkan cara berfikir yang kritis

b).Kelemahan metode simulasi

Efektifitas dalam memajukan belajar siswa belum dapat dilaporkan oleh riset

Terlalu mahal biayanya

Banyak orang meragukan hasilnnya karena sering tidak diikutsertakan elemen-elemen penting

Menghendaki pengelompokan yang fleksibel

Menghendaki banyak imajinasi dari guru dan siswa

5.Metode Seminar

Metode seminar adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan oleh beberapa orang dalam suatu sidang yang berusaha membahas / mengupas masalah-masalah atau hal-hal tertentu dalam rangka mencari jalan memecahkannya atau mencari pedoman pelaksanaanya.

a).Kelebihan metode seminar

Peserta mendapatkan keterangan teoritis yang luas dan mendalam tentang masalah yang diseminarkan

Peserta mendapatkan petunjuk-petunjuk praktis untuk melaksanakan tugasnya

Peserta dibina untuk bersikap dan berfikir secara ilmiah

Terpupuknya kerja sama antar peserta

Terhubungnya lembaga pendidikan dan masyarakat

b).Kelemahan Metode Seminar

Memerlukan waktu yang lama

Peserta menjadi kurang aktif

Membutuhkan penataan ruang tersendiri

6.Metode Kerja Kelompok

Metode kerja kelompok adalah suatu cara menyajikan bahan pelajaran dengan menyuruh pelajar (setelah dikelompok-kelompokkan) mengerjakan tugas tertentu untuk mencapai tujuan pengajaran. Merka bekerja sama dalam memecahkan masalah atau melaksanakan tugas.

a).Kelebihan metode kerja kelompok

Para siswa lebih aktif tergabung dalam pelajaran mereka

Memungkinkan guru untuk lebih memperhatikan kemampuan para siswa

Dapat memberikan kesempatan pada para siswa untuk lebih menggunakan ketrampilan bertanya dalam membahas suatu masalah

Mengembangkan bakat kepemimpinan para siswa serta mengerjakan ketrampilan berdiskusi

b).Kelemahan metode kerja kelompok

Kerja kelompok terkadang hanya melibatkan para siswa yang mampu sebab mereka cakap memimpin dan mengarahkan mereka yang kurang

Keberhasilan strategi ini tergantung kemampuan siswa memimpin kelompok atau untuk bekerja sendiri-sendiri

Kadang-kadang menuntut pengaturan tempat duduk yang berbeda-beda dan daya guna mengajar yang berbeda pula

7.Metode Ceramah

Metode ceramah adalah metode memberikan uraian atau penjelasan kepada sejumlah murid pada waktu dan tempat tertentu. Dengan kata lain metode ini adalah sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Metode ini disebut juga dengan metode kuliah atau metode pidato. Untuk bidang studi agama, metode ceramah ini masih tepat untuk dilaksanakan. Misalnya, untuk materi pelajaran akidah.

ARDIAN WIDIAMOKO

a).Kelebihan metode ceramah

Materi yang diberikan terurai dengan jelas

b).Kekurangan metode ceramah

Guru lebih aktif sedangkan murid pasif karena perhatian hanya terpusat pada guru saja.

Murid seakan diharuskan mengikuti segala apa yang disampaikan oleh guru, meskipun murid ada yang bersifat kritis karena guru dianggap selalu benar

8.Metode Sumbang Saran

Sumbang saran merupakan suatu cara mengajar dengan mengutarakan suatu masalah ke kelas oleh guru kemudian siswa memjawab mengemukakan pendapat /jawaban dan komentar seshingga masalah tersebut berkembang menjadi masalah baru.

a).Kelebihan metode sumbang saran

Susana disiplin dan demokratis dapat tumbuh

Anak-anak aktif untuk menyatakan pendapatnya

Melatih siswa untuk berfikir dengan cepat dan tersusun logis

Merangsang siswa untuk selalu berpendapat yang berhubungan dengan masalah uang diberikan oleh guru

Terjadi persaingan yang sehat

Meningkatkan partisipasi siwa dalam menerima pelajaran

Siswa yang kurang aktif menapat bantuan dari temannya yang pandai atau dari guru

b).Kelemahan metode sumbang saran

Guru kurang memberi waktu kepada siswa untuk berfikir yang baik

Anak yang kurang selalu ketinggalan

Kadang-kadang pembicaraan hanya dimonopoli oleh anak yang pandai

Guru hanya menampang pendapat-pendapat tidak pernah merumuskan kesimpulan

9.Metode Unit Teaching

Metode unit teaching merupakan metode mengajar yang memberikan kesempatan pada siswa secara aktif dan guru dapat mengenal dan menguasai belajar secara unit.

a).Kelebihan metode unit teaching

Siswa dapat menggunakan sumber-sumber materi pelajaran secara luas

Siswa dapat belajar keseluruhan sesuai bakat

Suasana kelas lebih demokratis

b).Kelemahan metode unit teaching

Dalam melaksanakan unit perlu keahlian dan ketekunan

Perhatian guru harus lebih banyak dicurahkan pada bimbingan kerja siswa

Perencanaan unit yang tidak mudah

Memerlukan ahli yang betul-betul menguasai masalah karena semua masalah yang belum tentu dapat dijadikan unit

10.Metode Sandiwara

Metode sandiwara seperti memindahkan ‘sepenggal cerita’ yang menyerupai kisah nyata atau situasi sehari-hari ke dalam pertunjukkan. Penggunaan metode ini ditujukan untuk mengembangkan diskusi dan analisa peristiwa (kasus). Tujuannya adalah sebagai media untuk memperlihatkan berbagai permasalahan pada suatu tema (topik) sebagai bahan refleksi dan analisis solusi penyelesaian masalah. Dengan begitu, rana penyadaran dan peningkatan kemampuan analisis dikombinasikan secara seimbang.

11.Metode Penemuan (Discovery)

Metode penemuan merukan proses mental dimana siswa mampu mengasimilasikan suatu proses atau prinsip-prinsip.(Sund)

a).Kelebihan metode penemuan

Dapat membangkitkan kegairahan belajar pada diri siswa

Teknik ini mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang dan maju sesuai dengan kampuan masing-masing

Teknik ini mampu membantu siswa mengembangkan, memperbanyak kesiapan serta penguasaan ketrampilan dalam proses kognitif atau pengarahan siswa

Siswa memperoleh pengetahuan yang bersifat sebagai sangat pribadi atau individual sehingga dapat kokoh/mendalam tertinggal dalam jiwa siswa tersebut

b).Kelemahan metode penemuan

Ada yang berpendapat bahwa proses mental ini terlalu meningkatkan proses pengertian saja

Teknik ini tidak memberikan kesempatan berfikir secara kreatif

Para siswa harus ada kesiapan dan kematangan mental

Bila kelas terlalu besar penggunaan teknik ini kurang berhasil

Bagi guru dan siswa yang sudah biasa dengan perencanaan dan pengajaran tradisional akan kecewa bila diganti dengan teknik penemuan

12.Metode Eksperimen

Metode eksperimen merupakan salah satu cara mengajar dimana seorang siswa diajak untuk beruji coba atau mengadakan pengamatan kemudian hasil pengamatan itu disampaikan dikelas dan di evaluasi oleh guru.

a).Kelebihan metode eksperimen

Siswa terlatih menggunakan metode ilmiah dalam menghadapi segala masalah

Mereka lebih aktif berfikir dan membuktikan sendiri kebenaran suatu teori

Siswa dalam melaksanakan eksperimen selain memperoleh ilmu pengetahuan juga menemukan pengalaman praktis serta ketrampilan menggunakan alat-alat percobaan

b).Kelemahan metode eksperimen

Seorang guru harus benar-benar menguasai materi yang diamati dan harus mampu memanage siswanya

Memerlukan waktu dan biaya yang sedikit lebih dibandingkan yang lain

13.Metode Permainan

Permainan (games), populer dengan berbagai sebutan antara lain pemanasan (ice-breaker) atau penyegaran (energizer). Arti harfiah ice-breaker adalah ‘pemecah es’. Jadi, arti pemanasan dalam proses belajar adalah pemecah situasi kebekuan fikiran atau fisik peserta. Permainan juga dimaksudkan untuk membangun suasana belajar yang dinamis, penuh semangat, dan antusiasme. Karakteristik permainan adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan (fun) serta serius tapi santai (sersan). Permainan digunakan untuk penciptaan suasana belajar dari pasif ke aktif, dari kaku menjadi gerak (akrab), dan dari jenuh menjadi riang (segar). Metode ini diarahkan agar tujuan belajar dapat dicapai secara efisien dan efektif dalam suasana gembira meskipun membahas hal-hal yang sulit atau berat.Sebaiknya permainan digunakan sebagai bagian dari proses belajar, bukan hanya untuk mengisi waktu kosong atau sekedar permainan. Permainan sebaiknya dirancang menjadi suatu ‘aksi’ atau kejadian yang dialami sendiri oleh peserta, kemudian ditarik dalam proses refleksi untuk menjadi hikmah yang mendalam (prinsip, nilai, atau pelajaran-pelajaran). Wilayah perubahan yang dipengaruhi adalah rana sikap-nilai.

14.Metode Kasus

Metode kasus merupakan metode penyajian pelajaran dengan memanfaatkan kasus yang ditemui anak sebagai bahan pelajaran kemudian kasus tersebut dibahas bersama untuk mendapatkan penyelesaian atau jalan keluar.

a).Kelebihan metode kasus

Siwa dapat mengetahuai dengan pengamatan yang sempurna tentang gambaran yang nyata yang betul-betul terjadi dalam hidupnya sehingga mereka dapat mempelajari dengan penuh perhatian dan lebih terperinci persoalannya

Dengan mengamati, memikirkan, dan bertindak dalam mengatasi situasi tertentu mereka lebih meyakini apa yang diamati dan menemukan banyak cara untuk pengamatan dan pencarian jalan keluar itu

Siswa mendapat pengetahuan dasar atau sebab-sebab yang melandasi kasus tersebut

Membantu siswa dalam mengembangkan intelektual dan ketrampilan berkomunikasi secara lisan maupun tulisan

b).Kelemahan metode kasus

Guru memerlukan banyak waktu untuk mempersiapkan bahan kasus yang ditemui dan petunjuk cara pemecahannya yang diperlukan siswa

Banyak waktu yang digunakan untuk diskusi

Untuk kegiatan kelompok membutuhkan fasilitas fisik yang lebih banyak

15.Metode Inquiry

Metode inquiry adalah teknik pengajaran guru didepan kelas dimana guru membagi tugas meneliti suatu masalah ke kelas. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing kelompok mendapat tugas tertentu yang harus dikerjakan. Kemudian mereka mempelajari, meneliti, dan membahas tugasnya didalam kelompok kemudian dibuat laporan yang tersusun baik dan kemudian didiskusikan secara luas atau melalui pleno sehingga diperoleh kesimpulan terakhir.

a).Kelebihan metode inquiry

Mendorong siswa untuk berfikir dan atas inisiatifnya sendiri, bersifat obyektif, jujur, dan terbuka

Situasi proses belajar menjadi lebih merangsang

Dapat membentuk dan mengembangkan sel consept pada diri siswa

Membantu dalam menggunakan ingatan dan transfer pada situasi belajar yang baru

Mendorong siswa untuk berffikir intuitif dan merumuskan hipotesanya sendiri

b).Kelemahan metode inquiry

Siswa perlu memerlukan waktu menggunakan daya otaknya untuk berfikir memperoleh pengertian tentang konsep

16.Metode Microteaching

Metode microteaching merupakan suatu latihan mengajar permulaan bagi guru atau calon guru dengan scope latihan dan audience yang lebih kecil dan dapat dilaksanakan dilingkungan teman-teman setingkat sendiri atau sekelompok siswa dibawah bimbingan dosen pembimbing atau guru pamong.

a).Kelebihan metode microteaching

Microteaching merupakan pengalaman laboratoris

Microteaching dapat membantu dan menunjang pelaksanaan praktek keguruan

Microteaching dapat mengurangi kesulitan pengajaran di kelas

Microteaching memungkinkan ditingkatkannya pengawasan yang ketat dan evaluasi yang mantap, teliti, dan obyektif

Dengan adanya feed back dalam microteaching yang beruupa knowledge of resulte dapat diberikan langsung secara mendalam

Diharapkan mahasiswa mempunyai bekal yang lebih kuat, luas, dan mendalam

b).Kelemahan metode microteaching

Dapat menimbulkan efek departementalisasi atau ketrampilan mengajar dan bila tidak diteruskan dengan praktek mengajar secara menyeluruh

Pengertian microteaching disalah tafsirkan dapat hanya menitik beratkan pada ketrampilan guru sebagai pengantar saja, bukan guru dalam arti luas

Microteaching yang ideal memerlukan biaya yang banyak, peralatan mahal, dan tenaga ahli dalam bidang teknis maupun dalam bidang pendidikan pengajaran pada umumnya dan metodologi pengajaran pada khususnya

Menuntut perencanaan, pengetahuan, dan pelaksanaan yang cermat, mendetail, logis, dan sistematis

17.Metode Problem Solving

Metode problem solving merupakan metode yang merangsang berfikir dan menggunakan wawasan tanpa melihat kualitas pendapat yang disampaikan oleh siswa. Seorang guru harus pandai-pandai merangsang siswanya untuk mencoba mengeluarkan pendapatnya.

a).Kelebihan metode problem solving

Masing-masing siswa diberi kesempatan yang sama dalam mengeluarkan pendapatnya sehingga para siswa merasa lebih dihargai dan yang nantinya akan menumbuhkan rasa percaya diri

Para siswa akan diajak untuk lebih menghargai orang lain

Untuk membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan lisannya

b).Kelemahan metode problem solving

Karena tidak melihat kualitas pendapat yang disampaikan terkadang penguasaan materi sering diabaikan

Metode ini sering kali menyulitkan mereka yang sungkan mengutarakan pendapat secara lisan

18.Metode Karya Wisata

Metode karya wisata merupakan metode mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa kesuatu tempat atau obyek tertentu diluar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu.

a).Kelebihan metode karya wisata

Siswa dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para petugas obyek karya wisata itu serta mengalami dan menghayati langsung

Siswa dapat melihat kegiatan para petugas secara individu atau kelompok dan menghayatinya secara langsung

Siswa dapat bertanya jawab menemukan sumber informasi yang pertama untuk memecahkan segala macam persoalan yang dihadapi

Siswa memperoleh bermacam-macam pengetahuan dan pengalaman yang terintegrasi

b).Kelemahan metode karya wisata

Karena dilakukan diluar sekolah dan jarak yang cukup jauh maka memerlukan transport yang mahal dan biaya yang mahal

Menggunakan waktu yang lebih panjang dari pada jam sekolah

Biaya yang tinggi kadang-kadang tidak terjangkau oleh siswa maka perlu bantuan dari sekolah

19.Metode Latihan /Drill

Metode latihan merupakan metode mengajar dimana siswa melaksanakan kegiatan latihan agar siswa memiliki ketegasan atau ketrampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari.

a).Kelebihan metode pelatihan

Ketegasan dan ketrampilan siswa meningkat atau lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari

Seorang siswa benar-benar memehami apa yang disampaikan

b).Kelemahan metode pelatihan

Dalam latihan sering terjadi cara-cara atau gerak yang tidak berubah sehingga menghambat bakat dan inisiatif siswa

Sifat atau cara latihan kaku atau tidak fleksibel maka akan mengakibatkan penguasaan ketrampilan melalui inisiatif individu tidak akan dicapai

20.Metode Dialog

Metode dialog merupakan salah satu teknik metode pengajaran untuk memberi motivasi pada siswa agar aktif pemikirannya untuk bertanya selama pendengaran guru yang menyungguhkan pertanyaan-pertanyaan itu dan siswa menjawab

a).Kelebihan metode dialog

Tanya jawab dapat membantu tumbuhnya perhatian siswa pada pelajaran serta mengembangkan kemampuannya untuk menggunakan pengetahuan dan pengalaman, sehingga pengetahuannya menjadi fungsional

Siswa akan terbuka jalan pikirannya sehingga mencapai perumusan yang baik dan tepat

b).Kelemahan metode dialog

Apabila motivasi kurang diberikan maka yang akan aktif hanya mereka yang pandai menggutarakan pendapat secara lisan

Sering kali melupakan tujuan yang ingin dicapai karena waktu yang disediakan habis untuk berdebat mempertahankan pendapat

21.Metode Mengajar Non Directive

Metode mengajar non direktive merupakan salah satu metode mengajar dimana siswa melakukan observasi mereka sendiri mampu melakukan analisis mereka sendiri dan mampu berfikir sendiri.

a).Kelebihan metode non direktive

Guru memberi permasalahan yang merangsang proses berfikir siswa sehingga obyek belajar berkembang sesuai yang diharapkan

Siswa menemukan sendiri pengetahuan yang digalinya aktif berfikir dan menguasahi pengertian yang baik

b).Kelemahan metode non direktive

Terjadi perbedaan pemahaman karena tingkat intelektual dan cara berfikir siswa berbeda

Seorang guru setiap saat harus mengoreksi cara berfikir siswa agar tidak keliru dalam memahami suatu hal

22.Metode Tanya Jawab

Metode tanya jawab merupakan cara lisan menyajikan bahan untuk mencapai tujuan pengajaran.

a).Kelebihan metode tanya jawab

Guru dapat mengetahui penguasaan pelajar terhadap bahan yang telah disajikan

Dapat digunakan untuk menyelidiki pembicaraan-pembicaaraan untuk menyemangatkan pelajar

b).Kelemahan metode tanya jawab

Guru hanya memberikan giliran pada pelajar tertentu saja

Hanya dikuasai oleh siswa yang pandai

23.Metode Katekesmus

Metode katekesmus merupakan suatu cara menyajikan bahan pelajaran dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya sudah ditentukan.

a).Kelebihan metode katekesmus

Keseragamaan dan kemurnian pengetahuan akan terjamin

Memudahkan cara mengajar guru karena pelajaran telah tertulis dalam buku

b).Kelemahan metode katekesmus

Daya jiwa yang dikembangkan hanya ingatan atas jawaban tertentu saja

Kurang memberi rangsangan pada siswa karena bahan sudah tersedia baik pada guru maupun siswa

Inisiatif para siswa terkekang

24.Metode Prileksi

Metode prileksi merupakan suatu cara menyajikan pelajaran dengan menggunakan bahasa lisan, menyuruh para pelajar mendiskusikan, menganalisa, membanding-bandingkan dan akhirnya menarik kesimpulan dari apa yang disajikan untuk mencapai tujuan pengajaran.

a).Kelebihan metode prileksi

Pelajar dan guru sama-sama aktif

Menimbulkan kompetisi yang sehat antar siswa

b).Kelemahan metode prileksi

Banyak waktu yang digunakan

Kecekatan dan pengetahuan banyak dituntut dari guru dan siswa

25.Metode Proyek

Metode proyek adalah suatu cara menyajikan bahan pelajaran yaitu pelajar dihadapkan kepada hal tertentu untuk mempelajari dalam rangka mewujudkan tujuan belajar.

a).Kelebihan metode proyek

Pelajar menjadi aktif

Terbentuk pribadi yang bulat dan harmonis

b).Kekurangan metode proyek

Menghabiskan banyak waktu

Harus ada persiapan yang mantap

26.Metode Penyajian Sistem Regu (Team Work)

Metode penyajian sistem regu merupakan metode penyajian dengan seorang guru yang dibantu tenaga teknis atau team guru dalam menjelaskan suatu persoalan atau obyek belajar. Sistem beregu ditangani lebih dari dua orang guru.

a).Kelebihan metode penyajian sistem regu

Interaksi belajar mengajar akan lebih lancar

Siswa memperoleh pengetahuan yang luas dan mendalam karena diberikan oleh beberapa guru

Guru lebih ringan tugas mengajarnya sehingga cukup waktu untuk menyiapkan diri dalam membuat perencanaan

b).Kelemahan metode penyajian sistem regu

Bila seorang guru yang tidak mendapatkan giliran mengajar tidak memanfaatkan waktu untuk belajar lebih lanjut atau membuat perencanaan lebih matang

27.Metode Mengajar Berprogama

Metode mengajar berprogama adalah cara menyajikan bahan pelajaran dengan menggunakan alat tertentu untuk mencapai tujuan pengajaran.

a).Kelebihan metode berprogama

Pelajar menjadi aktif karena ikut memperagakan alat tersebut

Pelajar akan cepat mengetahui hasil dan kelemahannya

b).Kelemahan metode berprogama

Suka menyusun programa dari setiap mata pelajaran

Memproduksi alat-alat pengajar membutuhkan biaya dan tenaga yang mahal dan banyak

Teaching machine itu tidak dapat merasakan apa yang dirasakan pelajar

28.Metode Musyawarah

Metode musyawarah adalah cara menyajikan bahan pelajaran melalui perundingan untuk mencapai musyawarah bersama.

a).Kelebihan metode musyawarah

Memperluas dan memperdalam pengetahuan pelajar tentang pokok yang telah dimusyawarahkan

Memupuk dan membina kerjasama serta toleransi

Dapat terintegrasi mata pelajaran-mata pelajaran

Mudah dilaksanakan

Baik diigunakan untuk saling bertukar pikiran

b).Kelemahan metode musyawarah

Memakan waktu yang banyak

Sukar dilaksanakan untuk pelajar yang masih duduk dikelas rendah sekolah dasar, karena mereka belum mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang banyak

Hasil musyawarah belum tentu benar

29.Metode Mind Mapping

Pembelajaran ini sangat cocok untuk mereview pengetahuan awal siswa. Sintaknya adalah: informasi kompetensi, sajian permasalahan terbuka, siswa berkelompok untuk menanggapi dan membuat berbagai alternatiu jawababan, presentasi hasil diskusi kelompok, siswa membuat kesimpulan dari hasil setiap kelompok, evaluasi dan refleksi

a).Kelebihan metode mind mapping

Permasalah yang disajikan terbuka

Siswa berkelompok untuk menanggapi

Dapat malatih siswa ntuk saling bekerja sama dalam diskusi

Sangat cocok untuk menglang kembali pengetahuan awal siswa

b).Kelemahan metode mind mapping

Banyak membutuhkan waktu

Sulit untuk mengalokasikan waktu

Tuntutan bagi siswa terlalu membebani

30.Metode Quantum

Memandang pelaksanaan pembelajaran seperti permainan musik orkestra-simfoni. Guru harus menciptakan suasana kondusif, kohesif, dinamis, interaktif, partisipatif, dan saling menghargai. Prinsip quantum adalah semua berbicara-bermakna, semua mempunyai tujuan, konsep harus dialami, tiap usaha siswa diberi reward. Strategi quantum adalah tumbuhkan minat dengan AMBak, alami-dengan dunia realitas siswa, namai-buat generalisasi sampai konsep, demonstrasikan melalui presentasi-komunikasi, ulangi dengan Tanya jawab-latihan-rangkuman, dan rayakan dengan reward dengan senyum-tawa-ramah-sejuk-nilai-harapan.

Rumus quantum fisika asdalah E = mc2, dengan E = energi yang diartikan sukses, m = massa yaitu potensi diri (akal-rasa-fisik-religi), c = communication, optimalkan komunikasi + dengan aktivitas optimal.

a).Kelebihan metode Quantum

Suasana yang diciptakan kondusif, kohesif, dinamis, interaktif, partisipatif, dan saling menghargai

Setiap pedapat siswa sangat dihargai

Proses belajarnya berjalan sangat komunikatif

b).Kelemahan metode Quantum

Tidak semua guru dapat menciptakan suasana kondusif, kohesif, dinamis, interaktif, partisipatif, dan saling menghargai

Berlabiahan member reward pada siswa

31.Metode TGT (Teams Games Tournament)

Penerapan model ini dengan cara mengelompokkan siswa heterogen, tugas tiap kelompok bisa sama bisa berbeda. Setelah memperoleh tugas, setiap kelompok bekerja sama dalam bentuk kerja individual dan diskusi. Usahakan dinamikia kelompok kohesif dan kompak serta tumbuh rasa kompetisi antar kelompok, suasana diskuisi nyaman dan menyenangkan sepeti dalam kondisi permainan (games) yaitu dengan cara guru bersikap terbuka, ramah , lembut, santun, dan ada sajian bodoran. Setelah selesai kerja kelompok sajikan hasil kelompok sehingga terjadi diskusi kelas.

Jika waktunya memungkinkan TGT bisa dilaksanakan dalam beberapa pertemuan, atau dalam rangaka mengisi waktu sesudah UAS menjelang pembagian raport. Sintaknya adalah sebagai berikut:

1).Buat kelompok siswa heterogen 4 orang kemudian berikan informasi pokok materi dan mekanisme kegiatan

2).Siapkan meja turnamen secukupnya, missal 10 meja dan untuk tiap meja ditempati 4 siswa yang berkemampuan setara, meja I diisi oleh siswa dengan level tertinggi dari tiap kelompok dan seterusnya sampai meja ke-X ditepati oleh siswa yang levelnya paling rendah. Penentuan tiap siswa yang duduk pada meja tertentu adalah hasil kesewpakatan kelompok.

3).Selanjutnya adalah opelaksanaan turnamen, setiap siswa mengambil kartu soal yang telah disediakan pada tiap meja dan mengerjakannya untuk jangka waktu terttentu (misal 3 menit). Siswa bisda nmngerjakan lebbih dari satu soal dan hasilnya diperiksa dan dinilai, sehingga diperoleh skor turnamen untuk tiap individu dan sekaligus skor kelompok asal. Siswa pada tiap meja tunamen sesua dengan skor yang dip[erolehnay diberikan sebutan (gelar) superior, very good, good, medium.

4).Bumping, pada turnamen kedua ( begitu juga untuk turnamen ketiga-keempat dst.), dilakukan pergeseran tempat duduk pada meja turnamen sesuai dengan sebutan gelar tadi, siswa superior dalam kelompok meja turnamen yang sama, begitu pula untuk meja turnamen yang lainnya diisi oleh siswa dengan gelar yang sama.

5).Setelah selesai hitunglah skor untuk tiap kelompok asal dan skor individual, berikan penghargaan kelompok dan individual.

a).Kelebihan metode TGT (Teams Games Tournament)

Melatih siswa untuk bekerjasama dalam kelompok diskusi

Suasana belajar nyaman, menyenagkan dan kondusif

Tercipta suasana kompetisi antara kelompok diskusikecil

b).Kelemahan metode TGT (Teams Games Tournament)

Tidak efisien waktu

Hanya dilaksanakan pada luang waktu selasai UAS

Belajarnya kurang efektif karena hanya bersifat games

32.Metode Reciprocal Learning

Weinstein & Meyer (1998) mengemukakan bahwa dalam pembelajaran harus memperhatikan empat hal, yaitu bagaimana siswa belajar, mengingat, berpikir, dan memotivasi diri. Sedangkan Resnik (1999) mwengemukan bahwa belajar efektif dengan cara membaca bermakna, merangkum, bertanya, representasi, hipotesis.

Untuk mewujudkan belajar efektif, Donna Meyer (1999) mengemukakan cara pembelajaran resiprokal, yaitu: informasi, pengarahan, berkelompok mengerjakan LKSD-modul, membaca- merangkum.

a).Kelebihan metode reciprocal learning

Mengedepankan bagaimana belajar yang efektif

Menekankan pada siswa bagaimana siswa itu belajar, mengingat, berpikir, dan memotivasi diri

b).Kekurangan metode reciprocal learning

Komunikasi kurang terjalin

Terlalu berpusat pada siswa

33.Metode Diskusi

Metode diskusi adalah suatu cara mengajar dengan cara memecahkan masalah yang dihadapi, baik dua orang atau lebih yang masing-masing mengajukan argumentasinya untuk memperkuat pendapatnya.

Tujuan metode ini adalah

1).Memotivasi atau memberi stimulasi kepada siswa agar berfikir kritis, mengeluarkan pendapatnya, serta menyumbangkan pikiran-pikirannya.

2).Mengambil suatu jawaban actual atau satu rangkaian jawaban yang didasarkan atas pertimbangan yang saksama

Macam-macam diskusi yaitu

Diskusi Publik

Diskusi Fish Bowl

Diskusi Panel

Diskusi Simposium

Diskusi Kolokium

a).Kelebihan metode Diskusi

Terjadi interaksi yang tinggi antara komunikator dan komunikan

Dapat membantu siswa untuk berfikir lebih kritis

Memotivasi atau memberi stimulasi kepada siswa agar berfikir kritis, mengeluarkan pendapatnya, serta menyumbangkan pikiran-pikiranny

b).Kekurangan metode Diskusi

Alokasi waktu yang sulit karena banyak memakan waktu

Tidak semua argument bias dilayani atau di ajukan untuk dijawab

34.Metode Penugasan

Suatu cara mengajar dengan cara memberikan sejumlah tugas yang diberikan guru kepada murid dan adanya pertanggungjawaban terhadap hasilnya. Tugas tersebut dapat berupa

1). Mempelajari bagian dari suatu teks buku

2). Melaksanakan sesuatu yang tujuannya untuk melatih kecakapannya

3). Melaksanakan eksperimen

4). Mengatasi suatu permasalahan tertentu

5). Melaksanakan suatu proyek

a).Kelebihan metode penugasan

Melatih siswa untuk menjadi tangungjawab

Melatih siswa untuk bias belajar mandiri

b).Kekurangan metode penugasan

Kadang siswa kurang memahami tugas yang diberikan guru

Membutuhkan waktu relative lama

35.Metode Praktek

Metode mendidik dengan memberikan materi pendidikan baik menggunakan alat atau benda dengan harapan anak didik mendapatkan kejelasan dan kemudahan dalam mempraktekan materi yang dimaksud.

a).Kelebihan metode Praktek

Siswa lebih mudah mengerti dan memahami

Siswa bisa langsung mempraktekan setelah mensdapatkan teori

b).Kekurangan metode Praktek

Ketidakkesediaan alat peraga atou prasana yang mendukung

Biasanya membutuhkan biaya lab. Yang mahal

36.Metode Koperatif (CL, Cooperative Learning).

Pembelajaran koperatif sesuai dengan fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang penuh ketergantungan dengan otrang lain, mempunyai tujuan dan tanggung jawab bersama, pembegian tugas, dan rasa senasib. Dengan memanfaatkan kenyatan itu, belajar berkelompok secara koperatif, siswa dilatih dan dibiasakan untuk saling berbagi (sharing) pengetahuan, pengalaman, tugas, tanggung jawab. Saling membantu dan berlatih berinteraksi-komunikasi-sosialisasi karena koperatif adalah miniature dari hidup bermasyarakat, dan belajar menyadari kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Jadi model pembelajaran koperatif adalah kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu mengkontruksu konsep, menyelesaikan persoalan, atau inkuiri. Menurut teori dan pengalaman agar kelompok kohesif (kompak-partisipatif), tiap anggota kelompok terdiri dari 4 – 5 orang, siswa heterogen (kemampuan, gender, karekter), ada control dan fasilitasi, dan meminta tanggung jawab hasil kelompok berupa laporan atau presentasi.

Sintaks pembelajaran koperatif adalah informasi, pengarahan-strategi, membentuk kelompok heterogen, kerja kelompok, presentasi hasil kelompok, dan pelaporan.

a).Kelebihan metode Koperatif (CL, Cooperative Learning)

Mendorong siswa untuk berfikir dan atas inisiatifnya sendiri, bersifat obyektif, jujur, dan terbuka

Situasi proses belajar menjadi lebih merangsang

Dapat membentuk dan mengembangkan sel consept pada diri siswa

Membantu dalam menggunakan ingatan dan transfer pada situasi belajar yang baru

b).Kekurangan metode Koperatif (CL, Cooperative Learning)

Siswa perlu memerlukan waktu menggunakan daya otaknya untuk berfikir memperoleh pengertian tentang konsep

37.Metode Berbasis Masalah (PBL, Problem Based Learning)

Kehidupan adalah identik dengan menghadapi masalah. Model pembelajaran ini melatih dan mengembangkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang berorientasi pada masalah otentik dari kehidupan aktual siswa, untuk merangsang kemamuan berpikir tingkat tinggi. Kondisi yang tetap harus dipelihara adalah suasana kondusif, terbuka, negosiasi, demokratis, suasana nyaman dan menyenangkan agar siswa dapat berpikir optimal.

Indikator model pembelajaran ini adalah metakognitif, elaborasi (analisis), interpretasi, induksi, identifikasi, investigasi, eksplorasi, konjektur, sintesis, generalisasi, dan inkuiri

a).Kelebihan metode Berbasis masalah (PBL, Problem Based Learning)

Melatih siswa untuk berlatih menyelesaikan masalh dalam kehidupan sehari- hari

Merangsang kemamuan berpikir tingkat tinggi siswa

Suasana kondusif, terbuka, negosiasi, demokratis, suasana nyaman dan menyenangkan agar siswa dapat berpikir optimal

b).Kekurangan metode Berbasis masalah (PBL, Problem Based Learning)

Sulitnya membentuk watak siswa dan pembiasaan tingkah laku

38.Merode SAVI

Pembelajaran SAVI adalah pembelajaran yang menekankan bahwa belajar haruslah memanfaatkan semua alat indra yang dimiliki siswa. Istilah SAVI sendiri adalah kependekan dari: Somatic  yang bermakna gerakan tubuh (hands-on, aktivitas fisik) di mana belajar dengan mengalami dan melakukan; Auditory yang bermakna bahwa belajar haruslah dengan melaluui mendengarkan, menyimak, berbicara, presentasi, argumentasi, mengemukakan penndepat, dan menanggapi; Visualization yang bermakna belajar haruslah menggunakan indra mata melalui mengamati, menggambar, mendemonstrasikan, membaca, menggunakan media dan alat peraga; dan Intellectualy yang bermakna bahwa belajar haruslah menggunakan kemampuan berpikir (minds-on) belajar haruslah dengan konsentrasi pikiran dan berlatih menggunakannya melalui bernalar, menyelidiki, mengidentifikasi, menemukan, mencipta, mengkonstruksi, memecahkan masalah, dan menerapkan.

39.Metode Pemberian Tugas

Metode pemberian tugas adalah cara mengajar atau penyajian materi melalui penugasan siswa untuk melakukan suatu pekerjaan. Pemberian tugas dapat secara individual atau kelompok. Pemberian tugas untuk setiap siswa atau kelompok dapat sama dan dapat pula berbeda.

Agar pemberian tugas dapat menunjang keberhasilan proses pembelajaran, maka

1).Tugas harus bisa dikerjakan oleh siswa atau kelompok siswa

2).Hasil dari kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan presentasi oleh siswa dari satu kelompok dan ditanggapi oleh siswa dari kelompok yang lain atau oleh guru yang bersangkutan, serta

3).Di akhir kegiatan ada kesimpulan yang didapat.

40.Metode Problem Terbuka (OE, Open Ended)

Pembelajaran dengan problem (masalah) terbuka artinya pembelajaran yang menyajikan permasalahan dengan pemecahan berbagai cara (flexibility) dan solusinya juga bisa beragam (multi jawab, fluency). Pembelajaran ini melatih dan menumbuhkan orisinilitas ide, kreativitas, kognitif tinggi, kritis, komunikasi-interaksi, sharing, keterbukaan, dan sosialisasi. Siswa dituntuk unrtuk berimprovisasi mengembangkan metode, cara, atau pendekatan yang bervariasi dalam memperoleh jawaban, jawaban siswa beragam. Selanjutynya siswa juga diminta untuk menjelaskan proses mencapai jawaban tersebut. Denga demikian model pembelajaran ini lebih mementingkan proses daripada produk yang akan membentiuk pola pikir, keterpasuan, keterbukaan, dan ragam berpikir.

Sajian masalah haruslah kontekstual kaya makna secara matematik (gunakan gambar, diagram, table), kembangkan permasalahan sesuai dengan kemampuan berpikir siswa, kaitakkan dengan materui selanjutnya, siapkan rencana bimibingan (sedikit demi sedikit dilepas mandiri).

Sintaknya adalah menyajikan masalah, pengorganisasian pembelajaran, perhatikan dan catat respon siswa, bimbingan dan pengarahan, membuat kesimpulan.

a).Kelebihan metode Problem Terbuka (OE, Open Ended)

melatih dan menumbuhkan orisinilitas ide, kreativitas, kognitif tinggi, kritis, komunikasi-interaksi, sharing, keterbukaan, dan sosialisas

Siswa dituntuk unrtuk berimprovisasi mengembangkan metode, cara, atau pendekatan yang bervariasi dalam memperoleh jawaban, jawaban siswa beragam

b).Kekurangan metode Problem Terbuka (OE, Open Ended)

Terlalu mementingkan proses daripada produk yang akan membentiuk pola pikir, keterpasuan, keterbukaan, dan ragam berpikir.

41.Metode Eksperimen

Metode eksperimen adalah suatu cara pengelolaan pembelajaran di mana siswa melakukan aktivitas percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri suatu yang dipelajarinya. Dalam metode ini siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri dengan mengikuti suatu proses, mengamati suatu obyek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri tentang obyek yang dipelajarinya. Di dalam TIK, percobaan banyak dilakukan pada pendekatan pembelajaran analisis sistem terhadap produk teknik atau bahan.

Percobaan dapat dilakukan melalui kegiatan individual atau kelompok. Hal ini tergantung dari tujuan dan makna percobaan atau jumlah alat yang tersedia. Percobaan ini dapat dilakukan dengan demonstrasi, bila alat yang tersedia hanya satu atau dua perangkat saja.

42.Metode Tutorial/Bimbingan

Metode tutorial adalah suatu proses pengelolaan pembelajaran yang dilakukan melalui proses bimbingan yang diberikan/dilakukan oleh guru kepada siswa baik secara perorangan atau kelompok kecil siswa. Disamping metoda yang lain, dalam pembelajaran Pendidikan Teknologi Dasar, metoda ini banyak sekali digunakan, khususnya pada saat siswa sudah terlibat dalam kerja kelompok.

Peran guru sebagi fasilitator, moderator, motivator dan pembimbing sangat dibutuhkan oleh siswa untuk mendampingi mereka membahas dan menyelesaikan tugas-tugasnya

Penyelenggaraan metoda tutorial dapat dilakukan seperti contoh berikut ini:

1).Misalkan sebuah kelas dalam bahan ajar Pengerjaan Kayu 2, jam pelajaran pertama digunakan dalam bentuk kegiatan klasikal untuk menjelaskan secara umum tentang teori dan prinsip.

2).Kemudian para siswa dibagi menjadi empat kelompok untuk membahas pokok bahasan yang berbeda, selanjutnya dilakukan rotasi antar kelompok.

3).Sementara para siswa mempelajari maupun mengerjakan tugas-tugas, guru berkeliling diantara para siswa, mendengar, menjelaskan teori, dan membimbing mereka untuk memecahkan problemanya.

4).Dengan bantuan guru, para siswa memperoleh kebiasaan tentang bagaimana mencari informasi yang diperlukan, belajar sendiri dan berfikir sendiri.

43.Dua Tinggal Dua Tamu

Teknik belajar dua tinggal dua tamu dan bisa digunakan bersama dengan teknik kepala nomor. Struktur dua tinggal dua tamu memberi kesempatan kepada kelompok untuk membagikan hasil dan informasi dengan kelompok lain.

Langkah-langkahnya :

1).Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok berempat

2).Siswa bekerja sama dalam kelompok tersebut

3).Setelah selesai, dua orang dari masing-masing kelompok bertamu ke dua kelompok lain

4).Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi mereka ke tamu

5).Tamu kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain

6).Kelompok mencocokkan dan membahas hasil-hasil kerja mereka

44.Metode Karyawisata (Field-Trip)

Karyawisata dalam arti metode mengajar mempunyai arti tersendiri, berbeda dengan karyawisata dalam arti umum. Karyawisata di sini berarti kunjungan ke luar kelas dalam rangka belajar. Contoh: Mengajak siswa ke gedung pengadilan untuk mengetahui system peradilan dan proses pengadilan, selama satu jam pelajaran. Jadi, karyawisatadi atas tidak mengambil tempat yang jauh dari sekolah dan tidak memerlukan waktu yang lama. Karyawisata dalam waktu yang lama dan tempat yang jauh disebut study tour.

Langkah- langkah Pokok dalam Pelaksanaan Metode Karyawisata

1).Perencanaan Karyawisata

Merumuskan tujuan karyawisata.

Menetapkan objek kayawisata sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.

Menetapkan lamanya karyawisata.

Menyusun rencana belajar bagi siswa selama karyawisata.

Merencanakan perlengkapan belajar yang harus disediakan.

2).Pelaksanaan Karyawisata

Fase ini adalah pelaksanaan kegiatan belajar di tempat karyawisata dengan

bimbingan guru. Kegiatan belajar ini harus diarahkan kepada tujuan yang telah ditetapkan pada fase perencanaan di atas.

3).Tindak Lanjut

Pada akhir karyawisata siswa diminta laporannya baik lisan maupun tertulis, mengenai inti

45.Metode Curah Pendapat

Metode curah pendapat adalah suatu bentuk diskusi dalam rangka menghimpun gagasan, pendapat, informasi, pengetahuan, pengalaman, dari semua peserta. Berbeda dengan diskusi, dimana gagasan dari seseorang dapat ditanggapi (didukung, dilengkapi, dikurangi, atau tidak disepakati) oleh peserta lain, pada penggunaan metode curah pendapat pendapat orang lain tidak untuk ditanggapi. Tujuan curah pendapat adalah untuk membuat kompilasi (kumpulan) pendapat, informasi, pengalaman semua peserta yang sama atau berbeda. Hasilnya kemudian dijadikan peta informasi, peta pengalaman, atau peta gagasan (mindmap) untuk menjadi pembelajaran bersama.

46.Metode E-Learning

Metode Pembelajaran Berbasis E-learning adalah Kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan jaringan (Internet, LAN, & WAN) sebagai media penyampaian, interaksi, dan fasilitas.

a).Kelebihan Metode Pembelajaran Berbasis E-learning

Proses pembelajaran tidak terbatas pada waktu dan tempat

Penyampaian materi dapat dilakukan secara lebih jelas dan setiap waktu

Pengerjaan tugas yang lebih singkat dan cenderung berkembang

Acuan materi yang tak terbatas

b).Kelemahan Metode Pembelajaran Berbasis E-learning

Interaksi dalam pembelajaran sangat minim

Sosialisasi antar siswa terbatas.(hanya lewat tulisan, audio dan video / tidak bertemu langsung)

 


Comments




Leave a Reply